Author: admin

HomeArticles posted by admin (Page 5)

Ini versi lengkap blogger yang berangkat untuk liputan Festival Pesona Cirebon, 31 Maret - 2 April 2016, lengkap dengan 'tukang angonnya'. Semua kompak. Solid. Tak ada hambatan berarti. Sangat produktif menurutku. Kerjasama terjalin erat antara blogger Cirebon, blogger Indramayu, dan blogger Jakarta. Tidak ada kasta, semua rata

Mengeksplorasi kota Cirebon, tidak lengkap bila tidak mengunjungi Goa Sunyaragi. Situs yang saat ini telah menjadi cagar budaya ini dahulu kala merupakan tempat untuk nenepi, menggembleng diri, baik secara spiritual maupun keilmuan. Sunyaragi sendiri berasal dari kata Sunyi dan Raga. Secara kontekstual bisa jadi mensunyikan raga

Salah satu unsur pertemanan adalah membuka hati untuk kekurangan dan kelebihan orang lain. Bahkan ketika kita belum saling mengenal, kelapangan hati itu menjadi sarat mutlak. Ini adalah moment ketika Pangeran Patih Keraton Kanoman, Muhammad Qodiran bersilaturahim ke penginapan kami, 2 April 2016 malam hari. Senang rasanya

Satu moment yang tak terlupakan terjadi hari ini. Saat kami mengulik salah satu keraton di kota Cirebon, yaitu Keraton Kacirebonan, 1 April 2016. Tanpa dinyana tanpa diduga Sultan Kacirebonan bersedia menemui kami, para blogger. Tentu saja kesempatan semacam ini langka. Pangeran Abdulgani Natadiningrat adalah generasi keempat

Yup, betul banget. Buah ini sering disebut Kawis/Kawista/Kusta. Di beberapa daerah namanya berbeda pula. Ada yang menyebutnya buah kinca, buah batok, ataupun buah batu. Nama terakhir ini mungkin karena kulitnya yang sangat keras. Kawis bisa dikatakan buah langka. Sudah jarang kita menemukan di perkotaan. Namun di

Cirebon boleh dikenal dengan kulinernya yang enak, dari Empal Gentong, Empal Asem, Pedesan Entog, Docang, dll. Tapi menurutku justru ada yang terlewat untuk dicicip para pemburu rasa: SAMBEL ASEM. Pagi tadi ketika blusukan di Pasar Pagi Cirebon, aku menemukan Sambel Asem ini. Boleh jadi sajian yang beda-beda

Cinta deh. Naik becak di Cirebon bisa jadi pilihan untuk keliling kota. Secara di Jakarta moda transportasi ini sudah 'musnah'. Dan Kota Udang ini boleh dikata tidak terlalu besar. Ada taksi sih, cuma kok tidak seru. Selain kita musti pesan per telpon dulu, nunggu, pakai taksi

Cirebon punya gawe besar, mulai hari ini hingga tiga hari ke depan. Ada gelar Festival Pesona Cirebon 31 Maret -2 April 2016. Seni budaya dan tradisi Cirebon disajikan di beberapa spot, antara lain seminar "Strategi Promosi Wisata Cirebon, Menuju Destinasi Pariwisata Unggulan", di Pagelaran Pakungwati

Touch Down… 30 Maret 2016, sore hari. Sampai juga di Cirebon. Rugi kalau langsung masuk kamar untuk istirahat. Ya, namanya juga perjalanan baru 4 jam saja, belum bikin tubuh teriak lah. Tapi kalau jam makan siang begini, yang teriak perut. Satu hal yang langsung ingin ku konfirmasi:

Aih, selama ini kalau ke Cirebon cuma numpang lewat doang. Maklum, kalau mau mudik ke Jogjakarta, menggunakan jalan darat, melalui jalur pantura alias pantai utara, pasti lewat Kota Udang ini. Tapi, kali ini aku tak sekedar lewat. Festival Pesona Cirebon telah menunggu untuk dieksplore. Festival yang