Nina Yusab

Traveling – Culinary – Rundom Thougt

Belajar dari Mereka: Penjual Jenang Jagung

penjual jenang jagung salatigs
Jenang dalam arti jawa berarti bubur. Tapi jangan bayangkan bubur cair kental. Jenang jagung yang kumaksud di sini adalah jajanan tradisional semacam dodol, bisa diiris.

Rata-rata penjual jenang semacam ini membuat sendiri dagangannya. Dari belanja bahan, mengolahnya, sampai menjajakannya di pasar.

Saat blusukan ke pasar tradisional di Salatiga, simbok ini mengaku telah berjualan jenang jagung ini selama puluhan tahun. Resep yang ia gunakan tidak pernah berubah sejak awal dirinya membuat jenang ini. Jenang yang ia sajikan ada dua macam: Jenang jagung gurih yang berwarna putih, dan Jenang jagung manis yang berwarna kecokelatan. Sedangkan yang manis pada dasarnya adalah jenang jagung gurih yang diberi tambahan gula jawa.

Sudah tidak banyak yang menjajakan jenang jenis ini. Tapi si simbok tetap ‘nguri-uri’ makanan tradisional ini. Bisa jadi hanya jenang jagung satu-satunya jenis jajanan yang bisa dibuatnya. Mungkin juga dalam hidupnya pernah ada pilihan untuk melakukan hal lainnya. Tapi, senyatanya, si simbok tetap memilih untuk setia dan konsisten dengan pilihannya membuat dan menjual jenang jagung untuk kita.

Tetap sehat ya mbok.

#food #foodtraveller #instadaily #exploresalatiga #pasar #langsungenak #ninayusab

Previous Post

Leave a Reply

© 2019 Nina Yusab

Theme by Anders Norén