Nina Yusab

Traveling – Culinary – Rundom Thougt

Ngemprit Di Kediri

Maksud ngemprit itu makan emprit. Lokasinya di Kediri, Jawa Timur. Rasanya? Hm, unik.

Penasaran?

Coba jalan dari Kediri ke arah Pare. Selepas Monumen Simpang Lima Gumul sekitar 1 km, setelah masuk daerah Gurah, di sebelah kanan ada Warung dengan spanduk cukup menyolok bertuliskan “Sate Emprit, Sate Biawak”. Mampirlah.

Warung ini memang tak hanya menyediakan sate emprit saja, melainkan juga sate biawak. Menu yang ditawarkan pun bukan hanya sate, melainkan juga krengseng emprit dan juga emprit goreng. Karena super penasaran mbayangin sajiannya seperti apa, akhirnya kupesan saja ketiganya.

Tahu emprit? Itu lho, kita mungkin mengenalnya sebagai burung gereja. Burungnya kecil saja. Saking kecilnya bisa kita genggam lah. Nggak kebayang kan apa ada dagingnya, bagaimana caranya makan, dan bahkan kebayang repotnya mbetetin alias menyianginya. Cuuiiilik.

Ketika kutanyakan pada penjualnya, dia mengaku kulakan emprit ini sudah pada kondisi bersih. Jadi tinggal memasaknya saja. Setiap 1.000 ekor emprit yang sudah disiangi, ia beli dengan harga Rp 400.000. Sedangkan harga jualnya tergantung jenis masakannya. Untuk sate emprit dibandrol seharga Rp 15.000. Krengseng emprit cukup Rp 13.000. Dan emprit goreng seharga Rp 13.000 juga.

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya keluar juga pesanan kami. Langsung cicip-cicip wis. Ternyata makannya ya dikremus alias dikunyah setulang-tulangnya begitu.

Kesimpulannya, si emprit ini tidak memiliki esense rasa khusus. Dia mengikuti rasa bambu masakannya. Nah, dari ketiga pesanan emprit tersebut, menurutku yang enak justru bukan sate emprit atau krengsengnya. Emprit gorengnya yang justru seru. Rasa tepungnya yang gurih enak disantap secepat digoreng. Mungkin karena digoreng jadi teksturnya membantu kerenyahan. So, tulangnya pun mudah dikremus dan tidak mengganggu saat dimakan.

Bagaimana, kepengen mencoba?

#LatePost #foodtraveler #BloggerTravel #food #kediri #jawatimur #ninayusab #langsungenak

Next Post

Previous Post

Leave a Reply

© 2018 Nina Yusab

Theme by Anders Norén