Nina Yusab

Traveling – Culinary – Rundom Thougt

Sensasi Berjalan Di Ketinggian Pohon Bangkirai

Ingin tahu rasanya berada di puncak pepohonan dengan ketinggian di atas 30 meter? Coba saja lintasi Canopy Bridge yang ada di Ekowisata Bukit Bangkirai. Lokasinya di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Berjarak 58 km dari Balikpapan. Hutan hujan tropis yang dimanfaatkan Inhutani untuk ekowisata ini layak kunjung banget.

Fasilitas yang ada dari outbond dengan hero game yang seru, jelajah hutan, bird watching, koleksi anggrek hutan yang cukup langka, menginap di lodge hutan, camping ground, dan tentu panjat memanjat di Canopy Bridge. Lumayan banyak kan?

Bagi penyuka hutan, koleksi plasma nutfah yang ada di sini pun cukup beragam, dari kayu-kayuan macam Bangkirai, Ulin, Meranti, Gaharu, dan Manggeris. Pohon atau tanaman obat ada 57 jenis, seperti: pulai, kayu bawang, pasak bumi, sisik naga dan pacing. Untuk buah-buahan, yang pasti tercatat ada manggis, mangga hutan, mentega, rambai, lai dan durian. Sedangkan anggrek yang terkenal ada anggrek hitam, meteor dan bulan kelip. Fauna mencakup 113 jenis, terdiri dari aneka burung, rusa,babi, monyet-monyetan, dan tupai.

Lengkap.

Atau, jangan-jangan kalian hanya mau duduk diam dan melamun saja? Cocok wis. Semilir angin akan membuai angan-angan kita. Membawanya melambung tinggi. Jangan dibanting saja ya. Sakit tau… *apa sih.. *

Sensasi Berjalan Di Ketinggian
Fasilitas yang ada di Ekowisata Bukit Bangkirai, tapi tak ada di tempat lain adalah Si Canopy Bridge. Canopy Bridge adalah jembatan gantung yang menghubungkan kanopi-kanopi pohon Bangkirai. Ini satu-satunya di Indonesia. Tingginya 30 meter ‘saja’ dari permukaan tanah. Untuk naik dan turunnya sih kita terbantu banget dengan tangga kayu kayu yang cukup kuat, yang melingkari pohon Bangkirai. Berdoa saja tidak banyak angin. Maklum, kalau angin bertiup cukup kencang, tangga ini menimbulkan suara berkeriutan, dan tentu bergoyang seiring arah dahan Bangkirai bergerak. Bayangin saja 30 meter tuh di atas sana. Digoyang sedikit saja rasanya pasti sudah ser-seran. Belum lagi kalau kita melintasi Canopy Bridge-nya. Dijamin, bikin lutut gemetaran.

melintasi canopy bride di bukit bangkirai - capture by @cintadonat

melintasi canopy bride di bukit bangkirai – capture by @cintadonat

Canopy Bridge terbuat dari tali dengan titian terbuat dari bilah-bilah kayu. Jembatan gantung di atas pohon ini membentang sepanjang 64 meter. Lintasannya menyatukan 3 pohon Bangkirai yang cukup besar. Untuk melintas, syaratnya gampang, harus sendiri. Maksudnya, hanya diijinkan melintas satu per satu saja, tidak boleh dua orang atau lebih melintas bersamaan. Alasannya apalagi kalau bukan demi keamanan.

Sayang jarak jembatan antar pohon cukup dekat. Jadi deg-degannya cuma sebentar. Di jembatan gantung ketiga saja hati lebih kebat-kebit karena sedikit lebih panjang, sehingga agak ‘ngendhelong’ jembatannya.

Hm, jadi ingat pernah melintasi jembatan gantung sepanjang 107 meter di Jambi, lebih tiga tahun lalu. Habis betul lututku saat itu, mana di jembatan gantung Jambi ini motor boleh lewat. Brrr… *masih ingat kopong banget lututku.. *

Balik lagi ke Canopy Bridge ya… Seru kok. Asli, Tidak setiap hari kan kita bisa berada di ketinggian begini. Biayanya pun murah saja. Tiket dibagi-bagi dalam fasilitas apa yang dipilih. Yang pasti unuk masuk dikenakan biaya Rp 7.000/orang. Sedangkan untuk melintasi Canopy Bridge budgetnya 25.000/orang. Terjangkau banget kan?

Segera ajak keluarga ke sini ya:

Ecotourism Area Bukit Bangkirai
Jl Raya Balikpapan Km 58
Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
0813 5499 9386/0823 4341 2905

#PesonaIndonesia #PesonaKutaiKartanegara #WonderfulIndonesia #PesonaErau2017 #VisitKukar #Traveller #Traveler #TravelBlogger #Blogging #Blogger #Trip #Kaltim #VisitKutaiKartanegara #EcoTourismAreaBukitBangkirai #Nature #Forest #TropicalRainForest #InstaTravel #BKSDA #KonservasiAlam #NoForestNoFuture #KalimantanTimur #Samboja #Conservation #NinaYusab

Next Post

Previous Post

Leave a Reply

© 2018 Nina Yusab

Theme by Anders Norén